Story Starters

Assalamu’alaikum, selamat pagi Moms and Dads! Bagaimana seseruan akhir pekan kemarin? Hehehe… Semoga semua pada sehat ya 🙂

Kali ini saya mau bahas mengenai beberapa contoh story starters, yaitu alat bantu untuk mulai menulis. Sebenarnya anak-anak itu imajinasinya luas. Coba perhatikan waktu masih kecil mereka bisa ngoceh cerita ini itu secara spontan, kita yang dengar tinggal angguk-angguk, rekam, lalu bantu tuliskan (kalau mereka belum bisa menulis).

Anak saya Arya (5,5 thn) hobi rekaman suara, dia cerita lalu dia putar ulang sambil cengengesan 😀 Ini contoh ceritanya semalam.

Ok jadi ada berbagai cara untuk memancing ide anak keluar. Misalkan ada anak yang dengan sekilas lihat gambar langsung punya ide macam-macam, itu bisa langsung ditulis aja ma. Ngga usah dipancing lagi dengan cara lainnya juga gpp, nanti malah jadi bingung. Kalau satu cara belum ada ide baru pakai cara lain. Nah berikut ini beberapa cara untuk memancing idenya.

  1. Mendeskripsikan gambar, baik itu satu gambar saja atau beberapa gambar yang berurutan (silent comic). Bisa secara umum atau terperinci, bisa fokus ke salah satu atau beberapa hal seperti:
    1. Tempat (di mana, kapan, apa yang dia lihat, cium, dengar, rasa, raba, dll),
    2. Orang (siapa, ciri fisik, sifat, hobi, cita-cita, hal yang tidak disukai, dll),
    3. Kejadian (apa yang sedang terjadi, siapa yang terlibat, di mana, kapan, bagaimana caranya, kenapa, dll)
    4. dll
  2. Menyusun beberapa gambar acak yang berhubungan dan membuat sebuah cerita yang runut. Contoh: ada gambar kaca pecah, teman mengajak bermain, ibu marah, dua anak main bola. Disusun menjadi: “Suatu hari Deden mengajak Evan bermain. Mereka lalu bermain bola di taman. Tapi saat Deden menendang bola terlalu keras, bola itu menghantam kaca jendela rumah Bu Wiwi. Bu Wiwi marah. Deden dan Evan lalu mengaku salah dan minta maaf.”  
  3. Memilih beberapa gambar yang tidak berhubungan dan membuat sebuah cerita dari gabungan gambar. Contoh: anak memilih gambar matahari, bintang laut, mobil, rumah, istana, lampu lalu lintas, pantai, lalu bercerita: “Pada suatu Minggu yang cerah, Adi sekeluarga bermaksud piknik di pantai. Mereka berangkat pagi-pagi naik mobil. Di jalanan mereka terjebak macet. Saat mereka sampai, Adi langsung mengajak adiknya bermain pasir. Mereka membuat istana pasir dan melihat bintang laut.”  
  4. Mengisi bagian kalimat/paragraf yang hilang. Contoh: “Hari Sabtu Melly dan teman-teman janjian pergi ke mall ________. Di sana mereka mampir di toko ________ dan ________. Setelah lama berkeliling, mereka pun singgah di kantin untuk makan. Melly memesan __________ dan __________, sedangkan teman-temannya memesan _________. Mereka lalu pulang pukul ________.”
  5. Menjawab pertanyaan. Contoh: Apa warna dinding kamarmu? Buku apa yang kamu pajang dalam rak buku di kamarmu? Apa saja barang yang ada di meja belajarmu?
  6. Melanjutkan cerita. Contoh: Ketika pulang sekolah, Rina melihat ada sebungkus paket yang cukup besar di atas meja ruang tamu. Tulisannya: “Untuk Rina”. Tidak ada nama pengirim. Penasaran, Rina lalu membuka kotak yang bersampul kertas kado merah jambu itu. Ternyata ….
  7. Menjawab pertanyaan “bagaimana kalau” atau membuat opini (pemikiran)/ekspresi diri (perasaan). Contoh: Hari Senin pagi pak pos mengantarkan sebuah amplop merah untukmu. Ketika dibuka, ternyata isinya uang Rp. 1.000.000. Bagaimana perasaanmu saat itu? Apa yang akan kamu lakukan? Bagaimana kalau ternyata minggu depannya kamu menerima uang itu lagi, dan lagi, dan lagi, sampai seterusnya? Bagaimana kalau ternyata setiap anak di Indonesia menerima uang satu juta setiap minggunya, menurutmu apa yang akan terjadi?
  8. Mengembangkan ide cerita, baik dengan gambar (membuat komik) atau tulisan (cerpen dkk). Contoh: Badu ingin membeli somay di dekat taman, tapi ada anjing galak yang tiduran di ujung jalan. Buatlah ceritanya.
  9. Memasukkan satu atau beberapa kata ke dalam cerita. Contoh: Buatlah cerita yang mengandung kata “biru”, “pasir”, dan “malu”.
  10. Mengembangkan sebuah tema. Contoh: Buatlah cerita dengan pesan moral “Pekerjaan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan membuahkan hasil”. Buatlah cerita tentang seorang Bapak tukang bubur.

Dan lain-lain… monggo bila moms & dads ada pengalaman menulis dengan anaknya silahkan ditambahkan 🙂

Advertisement

Tulisan Kreatif untuk Membuat Cerita & Belajar

Assalamu’alaikum, selamat pagi Moms & Dads!

Rekaman kali ini membahas pemanfaatan proyek ini untuk latihan spesifik mendalami sesuatu. Misalkan kita mau menjadi penulis novel, ini kan tidak semua bisa dikuasai dalam sekali jalan. Ada yang kesulitan membuat deskripsi tempat, ada yang kesulitan membuat konflik. Nah sekarang saatnya mengasah kemampuan itu. Jadi kalau setiap hari anaknya hanya membuat awalan cerita saja tanpa masuk ke konflik dan penyelesaian, atau membuat kerangka karangannya saja tanpa menulis ceritanya, ya boleh-boleh saja. Yang penting ada peningkatan.

Tidak mau bikin cerita, tapi maunya menonton video dan mencari materi untuk akhirnya dibikin kliping tentang suatu tema, nah yang ini juga oke. Jadi menulis kreatif dipakai untuk fiksi maupun non fiksi pun bisa tetap berguna 🙂

3 Menit Audio – Tulisan kreatif untuk membuat cerita dan belajar

Jadwal Proyek

Assalamu’alaikum, Halo Moms & Dads yang keren, selamat pagi!

Dalam rekaman kali ini saya mau bahas tentang jadwal proyek. Di proyek ini kita bisa menyesuaikan waktu pengerjaan dengan kondisi anak. Ada yang sanggup menggambar & menulis singkat setiap hari, dan bahasan dalam tulisannya tidak terlalu detil. Kita apresiasi, nanti dapat stiker Daily Mastery.

Ada yang lebih suka membahas detil, misal dia butuh waktu lebih banyak untuk memperdalam riset tentang tema, sebagai bahan membuat kliping/infografis. Sehingga dalam seminggu mengumpulkan 1 tema saja, itu tidak masalah. Nanti dapat stiker Perfect Row. Ada juga yang maunya tiap hari nulis diary atau begitu nulis susah direm, bisa banyak mengumpulkan jumlah kata sampai total >= 3000 kata dalam sebulan, diapresiasi dengan stiker 3K Marathon.

Semuanya itu baik, jadi kita cari yang paling enjoy buat anak ya Moms 🙂

3 Menit Audio – Jadwal Proyek

Pengerjaan Proyek

Assalamu’alaikum, halo selamat pagi Moms & Dads yang keren 🙂

Pada rekaman audio kali ini saya mau bahas tentang pengerjaan proyek. Ada yang mau mengerjakan sendiri, ada juga yang mau bersama. Lalu tentang tema, bagaimana mengarahkan ide cerita pada kesukaan anak.

Gambar di proyek ini banyak berisi tentang alam. Misal anaknya suka nonton National Geographic, nah ini bisa diarahkan ke bahasan sains. Anaknya lebih tertarik sama acara sosial, kita bisa arahkan pada aspek budaya, pariwisata, dan sejarahnya. Anaknya lebih senang dengan kajian agama, gambarnya bisa kita kaitkan dengan ayat2 tentang alam ciptaan Tuhan, kejadian tentang penciptaan dan hari akhir, cerita tentang kaum terdahulu, dll.

Atau anaknya pengen bikin cerita dan komik tentang gambar tersebut, ya ngga apa-apa kita arahkan ke sana 🙂

3 Menit Audio – Pengerjaan Proyek

Welcome :)

Assalamu’alaikum… Halo Moms & Dads yang keren,

Selamat datang di proyek #30PicStory Challenge Cerivitas. Kita akan memakai Grup WA untuk memberikan pengumuman dan sarana diskusi. Sedangkan tugas akan dikumpulkan lewat grup FB. Tiap hari nanti ada info tugas, worksheet bantuan, dan petunjuk pengerjaan yang sebaiknya disimak oleh orang tua dan anak.

Sebelum proyeknya kita mulai, rencananya saya akan berikan beberapa pesan pengantar singkat dalam bentuk 3-menit rekaman audio ya Moms. Terima kasih 🙂

3 Menit Audio – Welcome